Guntur Adiwijaya
Belajar Tampil Agar Terbiasa
dan Tidak Grogi
Nama
lengkapnya Muhamad Guntur Adiwijaya(6 tahun),biasa di panggil de Guntur atau Guntur. Kalau di rumah
biasa di panggil oleh Mamah dan kakaknya dengan panggilan dede. Sekarang Guntur sekolah di RA Mekar Rahayu ,Desa Margahayu
Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Ketika masih di PAUD,Guntur pernah
mewakili sekolahnya mengikuti kegiatan lomba.Diantaranya tampil dalam lomba
hapalan teks Pancasila tingkat Kecamatan Manonjaya. Keterlibatannya dalam
kegiatan lomba tersebut mendapat dukungan positif dari orangtuanya.
“Babeh
aku sangat mendukung agar aku ikutan dalam acara perlombaan hapalan pembacaan teks
Pancasila tersebut. Kata babeh aku harus sering ikutan lomba semacam itu agar
terbiasa,biar nanti tampil dalam acara yang lebih besar tidak grogi.” Ujar
Guntur saat diwawancara oleh tabloid TINTA dirumahnya,kawasan Dusun
Pereng,Manonjaya.
Hal
yang paling menyenangkan dirasakan oleh putra kedua Nyonya Tuti ini adalah saat
– saat berkumpul bersama orang-orang tersayang (Babeh,Mamah,dan Kakak). “Babeh
aku dinasnya di Bandung,pulang ke Manonjaya kadang dua minggu sekali kadang
sebulan sekali. Aku sering kangen sama Babeh. Kalau di telpon Babeh suka
bilang,dede harus rajin belajar ya, belajar membaca dan menulis serta
harus rajin mengaji dan jangan lupa solat. Awas jangan banyak nonton tivi.
Begitu pesan Babeh.” Ucap dia.
Guntur
bilang, kalau babehnya pulang ke Manonjaya suka jalan-jalan atau main ke
Ciseupan,ke hutan karet di Lengkob ,atau jalan-jalan ke sasak (jembatan)
Cirahong,dan beristirahat di masjid Agung Manonjaya.
“Aku
selalu berdoa agar Babeh tetap sehat,dikasih kemudahan dalam mencari rejeki,dan
panjang umur. Kalau pulang Babeh suka mengajari aku,kakak,dan Iman belajar
mengaji dan solat.” Pungkas Guntur di
sesi akhir perbincangan.***

Komentar
Posting Komentar