Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016
Upaya membangun Kepribadian Benih yang sehat ditentukan oleh tanah dan udara yang baik,yang memungkinkannya menyerap berbagai unsur yang diperlukan bagi pertumbuhannya.              Ungkapan tersebut mengisyaratkan bahwa kepribadian seseorang (anak) dapat ditentukan oleh beberapa paktor,antara lain; paktor genetika (keturunan), paktor pendidikan, paktor lingkungan, dan paktor makanan. 1.       Paktor genetika (keturunan) Menurut hukum genetika, sipat-sipat lahir dan sipat-sipat batin kedua orangtua akan berpindah kepada anak-anaknya melalui gen-gen yang membawa sipat keturunan. Seorang ayah yang sombong akan melahirkan anak-anak yang sombong pula, dan demikianlah yang  kebanyakan terjadi.Anak-anak yang lahir dari seorang manusia yang egois maka pada umumnya keadaannya tidak berbeda dengan keadaan orangtuanya. Inilah hokum genetika. Para pakar ilmu jiwa banyak berbicara mengena...

Khasiat Shalat Tahajud

             Dalam salah satu hadis yang bersumber dari Umar bin Khaththab, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda; “Barang siapa yang (rajin) melaksanakan shalat malam (tahajud) dengan ikhlas,Allah SWT akan memberinya sembilan kemulyaan. Lima kemuliaan  ketika di dunia, dan empat  untuk nanti diyaomil akhir. Adapun yang lima di dunia: 1.      Akan nampak diwajahnya tanda-tanda sebagai seorang muslim  yang taat (menjalankan perintah agama). 2.     Akan dicintai oleh sesama mukmin (orang beriman) dan oleh segenap manusia pada umumnya. 3.     Perkataannya mengandung hikmah (kebaikan). 4.     Dijadikannya sebagai orang yang bijak. 5.     Akan dikaruniai pikiran cerdas (paham tentang ilmu agama). Adapun empat kemuliaan yang akan diberikan nanti diyaomil akhir (hari kiamat) yaitu: 1.      Ketika dibangkitkan di alam kubur wajah...
Kampung Adat Dukuh         Tidak Tergoda Kemewahan Dalam perjalanan jurnalistik edisi kali ini,penulis akan menurunkan laporan tentang  perjalanan ke Kampung Adat Dukuh di Desa Ciroyom,Kecamatan Cikelet,Kabupaten Garut. Bagaimana hal  ihwal asal usul nama Kampung Dukuh,mulai berdirinya Kampung Dukuh, dan hal-hal  yang berkaitan dengan masalah pamali ?Kita simak saja laporan selengkapnya.             Nama Kampung Dukuh berasal dari kata padukuhan ,kata lain dari padumukan atau padepokan. Luas Kampung Dukuh kurang lebih sekitar 10 hektar dengan jumlah penduduk tidak kurang dari 500 jiwa,yang terdiri atas Dukuh Luar  atau Landeuh dibagian bawah dan Dukuh Dalam atau Tonggoh dibagian atas. Selain itu terdapat pranata lain berupa makam karomah , makam pendiri Kampung Dukuh,yaitu Syekh Abdul Jalil.              ...
Kampung Kubang Terseret Arus Zaman             Berjarak sekitar kurang lebih 2 km arah utara dari pusat ibu kota Kabupaten Bandung di Soreang, terdapat sebuah kampung kecil bernama Kubang. Luas areal yang dijadikan tempat hunian sekitar 1 hektar dan dihuni oleh sekitar 30 KK. Secara administratif Kampung Kubang masuk ke wilayah Desa Parungserab Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung.             Dekade  1980-an kondisi Kampung Kubang masih berupa areal hutan bambu dan semak belukar. Sementara yang sekarang dijadikan lahan hunian dulunya berupa sawah yang mendapat pasokan air langsung dari sumber mata air yang keluar dari celah-celah tebing. Konon airnya sangat jernih. Sebelah selatan areal persawahan, dibawah rimbunnya pohon bambu berdiri sebuah gubug kecil yang dihuni oleh seorang nenek tua. Namun semenjak pemilik gubug itu meninggal dunia(1980) gubug itupun rusak s...
Heri Heryadi: Alokasi Dana Kebudayaan “bacacar”                 Pertengahan Pebruari 2016 penulis sempat mengadakan perbincangan   dengan tokoh seni budaya Kabupaten Bandung,Drs.Herry Heryadi(Ketua Pasebban Kab.Bandung   periode 2010- 2015/ periode 2015-20120),beliau juga adalah Pupuhu Caraka Sundanologi. Perbincangan dilakukan dirumahnya yang sejuk,kawasan Kampung Burujul Desa Mekar Rahayu.Kami berbicara tentang masalah   capaian pembangunan bidang kebudayaan di Kabupaten Bandung yang dinilai sejumlah pihak perkembangannya tidak jelas.  Menurut  Herry Heryadi  yang lebih akrab dengan sapaan Abah Awi, setidaknya ada tiga hal yang menjadi penyebab kurang berkembangnya pertumbuhan pembangunan bidang kebudayaan di Kabupaten Bandung. Pertama,  yang memberikan penilaian bahwa  pembangunan bidang kebudayaan di Kabupaten Bandung kurang berkembang akibat  dia ya...